Tujuh Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D

7:31 AM 0
Vitamin D tidak sama halnya dengan vitamin lainnya yang bisa diperoleh dari apa yang kita konsumsi. Vitamin D umumnya hanya bisa diperoleh dari paparan sinar matahari. Sangat sedikit sekali makanan, seperti sayur-sayuran misalnya, yang memiliki kandungan vitamin D alami. Akibatnya, kita benar-benar harus menghabiskan waktu yang cukup di bawah sinar matahari agar tubuh bisa memproduksi vitamin D dalam level yang cukup.

Namun, sudah menjadi kebiasaan bagi orang-orang dewasa ini untuk memakai sun block ketika mereka keluar ruangan. Nah, kebiasaan ini berisiko mengakibatkan defisiensi vitamin D. Bagaimana cara memastikannya? Kadar vitamin D dalam tubuh bisa diukur melalui tes darah. Tapi, sebenarnya kita tidak perlu repot-repot melakukan tes darah. Ada beberapa gejala yang secara alami terjadi dalam tubuh ketika tubuh tadi tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, salah satunya vitamin D. Apa saja gejala yang dimaksud? Berikut penjelasannya. 

Kulit lebih gelap
Pada mereka yang berkulit gelap, tubuh membutuhkan paparan sinar matahari 10 kali lebih banyak untuk memproduksi vitamin D dibandingkan dengan mereka yang berkulit terang. Kulit kita berfungsi layaknya sunscreen alami bagi tubuh, jadi semakin banyak pigmen kulit, semakin lama waktu yang diperlukan di bawah sinar matahari untuk menghasilkan kadar vitamin D yang memadai. Untuk alasan ini, orang Afrika Amerika berisiko tinggi mengalami kekurangan vitamin D.

Sering murung
Paparan sinar matahari memengaruhi produksi hormon Serotonin yang berhubungan dengan suasana hati (mood). Ketika tubuh terpapar sinar matahari, level serotonin yang dihasilkan tubuh akan meningkat, dan sebaliknya.  Sebuah penelitian yang berfokus mengevaluasi efek vitamin D terhadap kesehatan mental, dilakukan pada 80 pasien usia lanjut, mendapati bahwa mereka dengan level vitamin D rendah berisiko 11 kali lebih rentan mengalami depresi daripada mereka dengan kadar vitamin D mencukupi.

Berusia 50 tahun atau lebih tua
Ketika kita beranjak tua, tubuh tidak menghasilkan vitamin D dalam level yang mencukupi sebagai akibat dari kurangnya ekposur terhadap sinar matahari. Hal ini juga berpengaruh terhadap kerja ginjal. Ginjal menjadi kurang efektif dalam mengkonversi vitamin D ke dalam bentuk zat yang dibutuhkan tubuh.

Berat badan berlebih (obesitas)
Nah, satu lagi fakta menarik yang perlu kita ketahui mengenai vitamin D. Ternyata, vitamin D juga merupakan vitamin yang menyerupai hormon tubuh dan hanya larut dalam lemak. Secara otomatis, mereka yang memiliki berat badan berlebih atau dengan kata lain memiliki kadar lemak tinggi membutuhkan level vitamin D lebih tinggi daripada mereka yang bertubuh langsing, hal yang sama berlaku bagi mereka yang memiliki berat badan lebih tinggi karena tingginya massa otot.

Tulang terasa nyeri 
Kebanyakan pasien yang mengalami rasa nyeri di tulang seringkali disalah diagnosa dengan penyakit fibromialgia atau sindrom kelelahan kronis. Faktanya, nyeri tulang merupakan salah satu dari beberapa gejala yang mengindikasikan bahwa tubuh kekurangan vitamin D. Jika tubuh tidak mendapatkan vitamin D dalam kadar yang memadai, kekurangan vitamin ini akan mengakibatkan kecacatan dalam penyerapan kalsium ke dalam matriks kolagen yang selanjutnya akan diserap ke dalam tulang. Akibatnya, tulang akan terasa nyeri.

Kepala berkeringat
Salah satu gejala awal dari defisiensi vitamin D adalah kepala yang berkeringat. Faktanya, kepala berkeringat pada anak-anak disebabkan oleh irritabilitas neuromuskular, yang merupakan gejala dari kekurangan vitamin D dalam tubuh.

Mengalami masalah pencernaan
Seperti yang disebutkan sebelumnya, vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak. Hal ini berarti bahwa orang-orang yang memiliki kondisi pencernaan yang memengaruhi fungsi tubuh mereka menyerap lemak akan lebih berisiko mengalami kekurangan vitamin D. Beberapa kondisi pencernaan yang memengaruhi penyerapan lemak yaitu penyakit Crohn, celiac, sensitivitas gluten non-celiac, dan penyakit inflamasi usus.

Cemilan Sehat Saat Diet

6:55 AM 0
Orang yang sedang menjalani diet juga tetap boleh mengonsumsi cemilan. Namun cemilan sehat saat diet juga harus diperhatikan. Sebab mengonsumsi sembarang cemilan juga bisa mengganggu proses diet yang dijalani.

Ada beberapa makanan sehat yang baik bagi diet. Makannan ini harus mengandung sedikit lemak dan kandungan proteinnya harus lebih tinggi sehingga baik untuk diet Anda. Apa saja makanan yang sehat dan bisa dijadikan cemilan diet Anda? Ini dia ulasan lengkapnya.

Cemilan yang sehat buat diet

Agar-agar
Ini merupakan makanan yang sangat baik bagi diet Anda. Agar-agar adalah makanan dengan kandungan kalori yang sangat rendah. Selain itu, cara membuat agar-agar juga sangat mudah dan praktis. Namun sebaiknya jangan menambahkan gula yang berlebihan ketika membuat agar-agar. Mengonsumsi agar-agar saat diet akan membuat perut kenyang tanpa takut tubuh menjadi gemuk lagi.

Biji-bijian
Anda juga bisa mengonsumsi popcorn/berondong jagung pada saat menjalani diet. Berondong jagung merupakan makanan yang terbuat dari biji jagung sehingga mengandung karbohidrat kompleks yang baik untuk diet. Akan tetapi, jangan menambahkan gula dan garam secara berlebihan pada popcorn  karena dapat membuat diet Anda berantakan. Cemilan rendah lemak ini bisa dikonsumsi saat perut merasa lapar dan belum tiba waktu jam makan.

Kacang-kacangan
Hampir semua jenis kacang merupakan makanan yang kaya akan protein dan serat. Mengonsumsi kacang dengan rutin juga akan bantu tingkatkan produksi serotonin dalam tubuh dan gula darah menjadi stabil. Konsumsilah kacang rebus pada malam hari sebagai cemilan diet karena akan membuat perut kenyang tanpa takut gemuk.

Cokelat hitam
Orang yang sedang diet seringkali menghindari makan cokelat karena takut tubuhnya semakin melar. Namun untuk cokelat hitam, ini termasuk makanan yang terbilang aman untuk diet Anda. Kandungan lemak pada coklat hitam lebih sedikit sehingga bisa dijadikan cemilan diet yang sehat. Selain itu, mengonsumsi cokelat hitam juga  mampu meningkatkan aliran darah sehingga pembekuan darah pada otak ataupun jantung dapat diminimalisir. Kandungan plavonoid pada cokelat hitam juga akan mengatur gula dalam darah Anda.

Sayuran
Sayuran juga bisa dijadikan cemilan sehat saat diet yang cukup aman untuk dikonsumsi. Mengonsumsi sayuran misalnya wortel, bayam, atau tomat akan membuat perut kenyang dan cukup bervitamin. Namun dengan makan banyak sayuran Anda tak perlu khawatir memiliki tubuh gemuk maupun perut yang buncit. Agar sayuran lebih sehat ketika dikonsumsi, sebaiknya jangan terlalu lama ketika merebus sayuran. Sayuran yang dimasak terlalu lama kandungan gizinya akan berkurang sehingga tidak utuh lagi.

Mengonsumsi cemilan memang bisa menjadi kegemaran banyak orang. Saat diet tak perlu khawatir, sebab ada cemilan sehat untuk diet yang bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda.

Pola Makan Sehat Selama Kehamilan

3:42 AM 0
Pola makan yang sehat selama kehamilan bisa dikatakan merupakan kunci perkembangan janin. Asupan makanan yang dikonsumsi oleh sang ibu juga menjadi makanan si cabang bayi. Asupan makanan sehat bisa membantu perkembangan bayi di dalam kandungan dan mencegah berbagai komplikasi dan risiko cacat lahir. Nah, bagaimana pola makan yang sehat selama kehamilan?
 
Jangan lupa sarapan
Asupan makanan bagi sang ibu juga merupakan nutrisi bagi cabang bayi. Bayi tidak hanya membutuhkan asupan makanan secara rutin setelah lahir, tetapi juga saat masih dalam kandungan. Asupan makanan yang teratur dan sehat dapat membantu tumbuh kembang bayi di dalam kandungan. Penelitian menemukan bahwa persalinan prematur seringkali terjadi pada wanita yang melewatkan sarapan selama kehamilan. Selain berisiko mengakibatkan kelahiran prematur, melewatkan sarapan selama kehamilan juga dapat menempatkan bayi Anda pada risiko cacat lahir.
Nah, jadi sarapan sangatlah penting bagi tumbuh kembang bayi Anda. Namun, jenis sarapan seperti apa yang baik? Dokter menyarankan sarapan sereal dengan buah selama kehamilan. Sereal yang kaya akan nutrisi seperti zat besi atau kalsium baik bagi perkembangan bayi. Jika Anda belum terbiasa dengan sereal di pagi hari, cobalah mulai dengan roti gandum, telur mata sapi, yogurt, atau makanan ringan seperti crackers.

Mengonsumsi makanan kaya serat
Makanan tinggi serat dapat membantu kinerja sistem pencernaan pada wanita selama masa kehamilan. Serat bermanfaat mencegah intoleransi glukosa, yakni suatu kondisi yang seringkali berujung pada diabetes gestasional. Dokter menyarankan untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan, seperti kacang hijau, bayam, pir, dan pisang. Selain itu, serat yang tinggi juga bisa ditemukan pada makanan berbahan biji-bijian, seperti beras merah dan oatmeal, dan kacang, seperti kacang hitam dan kacang merah.

Pilih makanan ringan yang sehat
Makanan ringan yang sehat penting bagi wanita yang tidak terbiasa dengan sarapan. Makanan ringan seperti yogurt di pagi hari dapat menggantikan nutrisi sarapan. Jadi, jika Anda belum terbiasa dengan makanan seperti sereal atau yang memiliki nafsu makan rendah akibat morning sickness, Anda bisa beralih ke makanan ringan. Jenis makanan yang disarankan yakni makanan rendah lemak, yogurt bebas lemak dengan buah, atau biskuit gandum dengan keju bebas lemak atau rendah lemak.

Mengkonsumsi vitamin prenatal dengan zat besi dan asam folat setiap hari
Asupan zat besi selama kehamilan dapat membantu menjaga darah tetap sehat. Asam folat membantu mencegah kondisi cacat lahir tertentu. Jika Anda tidak yakin mengenai vitamin prenatal yang baik dan cocok untuk Anda, konsultasikan dengan dokter atau perawat Anda.

Makan 8 sampai 12 ons makanan laut setiap minggu
Makanan laut seperti ikan dipercaya kaya akan asam omega-3. Omega-3 terbukti baik bagi perkembangan saraf bayi. Jadi, jangan lewatan makanan laut seperti, ikan dan kerang yang memiliki nutrisi yang baik untuk bayi. Makan berbagai makanan laut 2 atau 3 kali seminggu. Pilihan yang sehat meliputi: ikan salmon, sarden, udang, tuna kalengan, tuna putih (albacore) - tidak lebih dari 6 ons seminggu. Namun, hindari ikan dengan kandungan merkuri tinggi, terutama ikan todak, tilefish, hiu, dan king mackerel. Merkuri merupakan logam yang dapat menghambat perkembangan bayi.

Jauhi keju lunak dan daging untuk makan siang
Makanan sejenis ini mungkin memiliki bakteri di dalamnya yang dapat mengganggu perkembangan bayi. Jadi, jauhi makanan berupa ikan mentah, seperti sushi, keju lunak seperti feta, brie, dan keju kambing, daging mentah, makan siang berbahan daging dan hot dog, kecuali yang dipanaskan dengan sempurna sehingga bakteri yang mungkin ada pada daging mentah mati.

Membatasi kafein dan menghindari alkohol

Konsumsi alkohol selama kehamilan dapat berakibat fatal bagi perkembangan bayi. Substansi ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi kehamilan dan memiliki efek negatif terhadap perkembangan janin. Tidak hanya itu, mengonsumsi alkohol selama kehamilan juga bisa mengakibatkan berbagai kondisi cacat lahir. 
Kafein juga bisa memengaruhi kondisi perkembangan janin. Konsumsi kafein dalam dosis rendah tidaklah berbahaya. Namun, dalam dosis tinggi kafein bisa memacu detak jantung yang tentunya juga berpengaruh terhadap janin Anda. So, pastikan Anda membatasi konsumsi kafein dan menjauhi alkohol.

Tanda-tanda Ngantuk Yang Tidak Sehat

3:36 AM 0
Masyarakat modern telah terbiasa mengaggap ngantuk adalah bentuk kemalasan bagi dirinya. Sebuah hal yang tabu  bagi produktivitas. Orang yang mengantuk akan dipndang sebelah mata. Akibatnya, ngantuk diperlakukan sebagai salah satu penyakit yang diharuskan di obati. Padahal mengantuk merupakan sinyal bagi tubuh anda untuk membutuhkan tidur, sama halnya seperti lapar merupakan tanda agar anda haru makan atau haus merupakan tanda agar anda harus membutuhkan cairan. Ngantuk adalah hal yang alami. Secara alamiah sampai saat ini tidak ada zat pun yang dapat menggantikan efek restoratif tidur.

Proses tidur itu membangun dan dapat memperbaiki tubuh anda. Proses tersebut memberikan tenaga baru, semangat baru bahkan sel-sel baru juga akan tertambah. Seluruh sistem tubuh akan terganggu jika tidur anda terganggu. Pada dasarnya anda akan mengantuk jika anda kekurangan tidur. Tetapi kekurangan tidur juga harus dipahami dengan betul sebagai suatu kondisi. Kondisi kurang tidur bisa juga disebabkan  oleh durasi tidur yang sangat cepat atau cara tidur anda yang buruk. Kualitas tidur yang buruk bukan saja rasa tidur yang tidak dalam yang sering sekali diknal oleh masyarakat dengan sebutan tidur-tidur ayam.

Berikut tanda-tanda ngantuk yang tidak sehat :

Pelor
Pelor alias nempel molor ini merupakan istilah yang umum yang diberikan pada orang yang mudah sekali tidurnya. Begitu ia meletakkan kepalanya di atas bantal, tidak kurang lima menit, sesorang sudah tertidur dengan nyenyak. Padahal mula awalnya tidur yang normal adalah 10-20 menit.

Implusif
Mengantuk akan dapat memicu perilaku implusif. Orang yang berada dalam kondisi kurang tidur mudah sekali ia terpancing akan emosinya. Kemampuan mengambil keputusannya juga menurun drastis. Coba anda perhatikan dengan seksama, tiap kali berbelanja di supermarket terdekat, atau browsing di toko online pada waktu malam hari, akan cenderung tidak berfikir panjang untuk berbelanja.

Klise
Kekurangan tidur dapat membuat orang sulit menjadi kreatif dan berimajinasi saat berbicara di muka umum. Kemampuan memilih kata-katanya juga secara kreatif dan sikap yang hangat akan segera menurun derastis saat anda mengantuk. Akhirnya kat-kata yang anda keluarkan itu-itu saja dan cenderung monoton ke arah tujuan yang sama bahkan terkesan klise.

Kemampuan otak menurun
Tanpa tidur yang baik, proses konsolidasi ingatan juga tidak menjadi sempurna. Sebaiknya tidur harus diperlakukan untuk menjaga daya ingat seseorang. Demikian juga dengan mengkontrol emosi anda. Kemampuan otak dan kematangan emosi seseorang dapat menentukan pengambilan keputusan seseorang. Orang dengan tidur yang tidak sehat akan sulit untuk bertindak secara raional.

Sekian tanda-tanda ngantuk yang tidak sehat. Mulai dari sekarang ketika anda mengalami hal-hal yang berada di atas pikirkanlah dengan cerdas bahwa anda kekurangan tidur dan ingin melakukan tidur agar kesehatan anda tetap terjaga dan stabil seperti biasanya.