HIV/AIDS, Gejala dan Cara Mencegahnya

11:40 PM
HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang merupakan suatu virus yang menjadi pemicu bagi seseorang yang mengidap AIDS. Virus ini menyerang sistem kekebalan atau imunitas tubuh. Ketika virus masuk ke tubuh anda, dalam waktu satu hingga dua bulan 40-90 persen penderitanya akan segera merasakan beberapa gejala umum yang diberi istilah ARS (Acute Retrivral Syndrome). Namun juga menurut pakar kesehatan Michael Horber gejala ini tidak muncul selama beberapa tahun, bahkan juga sepuluh tahun setelah anda menginfeksi HIV ditubuh anda.

HIV bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang wajib anda ketahui sebagai berikut:

Penggunaan jarum suntik yang kurang steril
Penggunaan jarum suntik yang tidak steril bisa saja meningkatkan risiko seseorang akan terkena AIDS. Biasanya juga hal ini dapat terjadi pada kalangan orang yang terkadang sering bertukar jarum suntik pada sesama penggunanya.

Seks bebas dan seks yang kurang sehat dan kurang aman
Ketika anda sedang berhubungan intim dengan sseorang yang bukan merupakan pasangan resmi anda, upayakan untuk menggunakan pengaman seperti kondom sebab virus HIV akan lebih mudah menular ketika aktivitas intim anda tidak sehat dan tanpa pengaman.

Gejala-gejala yang biasa terjadi pada penderita yang mengidap HIV

Demam
Anda mengalami demam ringan dengan suhu tubuh 102 derajat Fahrenheit yang juga merupakan gejala paling umum dan biasanya juga penderitanya akan mengalami kelelahan, karena terjadi pembesaran kelenjar getah bening dan sakit tenggorokan. Gejala ini dapat terjadi ketika virus sedang bergerak masuk ke aliran darah anda dan mulai merepilkasi atau memperbanyak diri dalam jumlah yang besar.

Kelelahan
Gejala ARS lainnya seperti anda akan merasa lelah seperti lelah akut dan lesu. Hal ini terjadi karena imunitas tubuh anda sudah mulai melemah akibat HIV.

Nyeri otot dan sendi
Gejala HIV juga mirip dengan flu, sifilis, atau hepatitis. Jadi anda tidak heran jika banyak orang yang mengsalah artikan penyakit ini. Nyeri pada otot dan persendian biasanya sering lebih bertuju di bagian pangkah paha anda dan ketiak, dan bisa berjalan ke leher.

Cara mencegah HIV

Mekanisme penularan HIV terjadi saat anda sedang berhungungan seksual, baik dengan lawan jenis anda ataupun sesama jenis atau homo dan lesby. Tukar dan saling meminjam alat suntik dari teman  seperti jarum, semprit, kapas dan wadah untuk cairan yang biasa dilakukan oleh pengguna narkoba, transfusi darah dan transplantasi organ yang tidak diskrining seperti tato, tindik dan lebih berisiko selama kehamilan seorang ibu yang menularkn pada calon bayinya.

Tips pencegahan HIV
  • Tidak berhubungan seks dengan orang yang beresiko tertular HIV, misalnya PSK
  • Pastikan anda ketika sedang melakukan transfusi darah menggunakan jarum yang telah steril
  • Penggunanaan narkoba dengan jarum suntik yang dapat memudahkan virus HIV untuk menyebar
  • Setia dengan pasangan
Sekian ulasan penyebab gejala HIV/AIDS dan cara mencegahnya. HIV AIDS merupakan penyakit yang masuk ke dalam tubuh anda yang masuk kategori nomor 5 didunia  penyakit yang belum ada obatnya didunia. Maka dari itu anda harus jauhi segala kegiatan yang berbau dengan seks bebas dan gonta ganti pasangan agar pasangan dan anda terhindar dari penyakit yang mengancam nyawa.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »